Selasa, 09 November 2010

Microgynon pil KB

Microgynon  







  

Indikasi:
Kontrasepsi oral

Komposisi: 
21 tablet masing-masing mengandung 0.15 mg Levonor¬gestrel dan 0.03 mg Etinilestradiol serta 7 tablet plasebo. 

Kontra Indikasi:
Kontrasepsi Oral Kombinasi (KOK) tidak boleh digunakan jika terdapat salah satu dari keadaan 
yang tercantum di bawah ini. Jika salah satu dari keadaan tersebut terjadi untuk pertama kali 
sewaktu pemakaian KOK, pemakaiannya harus segera dihentikan. 

Cara kerja obat 
Efek kontrasepsi KOK (Kontrasepsi Oral Kombinasi) didasar¬kan atas interaksi beberapa faktor, 
yang terpenting di antaranya terlihat sebagai inhibisi ovulasi dan perubahan-¬perubahan sekresi 
leher rahim. Di samping sebagai perlindung¬an terhadap kehamilan, KOK mempunyai beberapa sifat 
positif, di samping efek-efek negatif (lihat Peringatan, Efek samping), yang berguna dalam 
menentukan metoda kontrol kelahiran. Siklus menjadi lebih teratur dan menstruasi tidak terlalu 
nyeri dan perdarahan menjadi sedikit. Hal terakhir ini menyebabkan penurunan terjadinya 
kekurangan zat besi. Di samping itu, terdapat bukti penurunan risiko kanker rahim dan kanker 
indung telur. Terlebih lagi, KOK dengan dosis yang lebih tinggi (0.05 mg Etinilestradiol), 
menunjukkan penurunan terjadinya kista ovarium, penyakit radang panggul, tumor jinak pada payudara,
dan kehamilan ektopik. Apakah hal ini juga berlaku pada KOK dosis-rendah masih perlu dibuktikan. 

Dosis dan Cara Pemakaian 
Bagaimana cara minum Microgynon 
Tablet diminum sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada kemasan setiap hari pada waktu yang sama 
dengan air secukupnya. Tablet diminum secara terus-menerus. 
Satu tablet diminum tiap hari selama 28 hari berturut-turut. Kemasan berikutnya dimulai setelah 
tablet pada kemasan sebelumnya habis. Perdarahan lucut biasanya terjadi pada hari ke 2-3 setelah 
mulai minum tablet plasebo dan belum tentu berhenti sebelum kemasan berikutnya dimulai. 

Bagaimana mulai minum Microgynon 
Tidak menggunakan kontrasepsi hormon sebelumnya (pada bulan yang lalu). 
Pemakaian tablet harus dimulai pada hari ke-1 dari siklus alami wanita 
(yaitu hari pertama menstruasi) dimulai dari bidang biru dari kemasan dan pilih tablet sesuai dengan 
harinya (seperti "Sen" untuk Senin). Mulai pada hari ke 2-5 diperbotehkan, akan tetapi selama siklus 
pertama dianjur¬kan untuk menggunakan metoda pencegahan tambahan selama 7 hari pertama minum tablet. 

Pemakaian selanjutnya 
Jika kemasan pertama Microgynon telah habis, mulailah kemasan yang baru tanpa terputus pada hari 
berikutnya, sekali lagi pilih tablet pada bidang biru sesuai dengan hari pada saat itu.

Interaksi 
Interaksi antara kontrasepsi oral dan obat lain dapat menimbulkan perdarahan antar siklus dan/atau 
kegagalan kontrasepsi. Interaksi berikut sudah dilaporkan dalam literatur. 

Metabolisme Hepatik
Interaksi dapat terjadi dengan obat¬-obatan yang menyebabkan enzim mikrosomal yang dapat menghasilkan 
peningkatan pengeluaran hormon seks (seperti Phenytoin, Barbiturat, Pirimidon, Carbamazepin, Rifampicin, 
dan mungkin juga Oxcarbazepin, Topiramat, Felbamat, Ritonavir, Griseofulvin, dan produk yang 
mengandung St John's wort). 

Gangguan sirkulasi enterohepatik
beberapa laporan klinis menyatakan bahwa sirkulasi enteronepatik estrogen dapat turun jika diberikan 
beberapa antibiotik tertentu sehingga akan menurunkan konsentrasi Etinitestradiot (seperti Penisilin, Tetrasiklin).

Kehamilan dan menyusui 
Pemakaian Microgynon tidak diperbolehkan selama kehamilan. Jika kehamilan terjadi selama pengobatan 
dengan Microgynon, pemakaian selanjutnya harus segera dihentikan

Kemasan 
Box, 25 catch cover @ 1 blister @ 28 tablet No.Pend. DKL7422801916A1 
Box, 10 catch cover @ 1 blister @ 28 tablet No.Pend. DKL7422801916AI 

Simpanlah semua obat dengan baik dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. 
Simpanlah di bawah 30°C 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Jenis: Tablet

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar